SMP Negeri Maradekaya Perkuat Tata Kelola Kepramukaan Melalui Musyawarah Gugus Depan

SMP Negeri Maradekaya Perkuat Tata Kelola Kepramukaan Melalui Musyawarah Gugus Depan

Gugus Depan Takalar 01.735–01.736 Pangkalan SMP Negeri Maradekaya menyelenggarakan Musyawarah Gugus Depan (MUGUS) pada hari Jum’at, 23 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai forum musyawarah tertinggi di tingkat gugus depan dalam rangka evaluasi program kerja serta penetapan kepengurusan Gugus Depan masa bakti selanjutnya.

Musyawarah Gugus Depan tersebut dihadiri oleh sejumlah pengurus Kwartir Ranting Pattallassang, Babinsa Kelurahan Pattallassang, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Pattallassang. Kehadiran unsur kwartir dan aparat kewilayahan ini merupakan bentuk dukungan dan sinergi terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka di lingkungan sekolah.

Kegiatan MUGUS dibuka secara resmi oleh Kepala SMP Negeri Maradekaya selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), Dra. Hj. Kamasiah, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Musyawarah Gugus Depan memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan organisasi serta meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan di pangkalan SMP Negeri Maradekaya. Selain menjabat sebagai Ketua Mabigus, beliau juga mengemban sejumlah jabatan strategis dalam Gerakan Pramuka, antara lain sebagai Andalan Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan, Wakil Kepala Pusdiklatcab Takalar, Andalan Cabang Takalar, serta Wakil Ketua Kwartir Ranting Pattallassang Bidang Pembinaan Anggota Dewasa.

Musyawarah Gugus Depan ini diketuai oleh Muhammad Rijal, S.E., Gr selaku Ketua Panitia. Melalui proses musyawarah yang berlangsung secara demokratis dan penuh kebersamaan, MUGUS menetapkan susunan pengurus Gugus Depan Takalar 01.735–01.736 Pangkalan SMP Negeri Maradekaya sebagai berikut:

Ketua Gugus Depan Putra: Muhammad Rijal, S.E., Gr
Ketua Gugus Depan Putri: Srina Abdillah, S.Pd., Gr
Pembina Penggalang Putra: Ruslan Yusuf, S.Pd.I., Gr
Pembantu Pembina Penggalang Putra:

  1. M. Zainul, S.Pd., Gr

  2. Muhammad Kadri Kio, S.Pd., Gr

Pembina Penggalang Putri: Juriati, S.Sos., Gr

Pembantu Pembina Penggalang Putri:

  1. Mirnawati, S.Pd., Gr

  2. Anisa Surya Ningsih, S.Pd., Gr

Dengan terselenggaranya Musyawarah Gugus Depan ini, diharapkan kepengurusan yang telah ditetapkan dapat menjalankan tugas dan amanah dengan penuh tanggung jawab serta semakin memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan.

Budidaya Pepaya California: Inovasi Pemanfaatan Halaman Sekolah SMP Negeri Maradekaya

Budidaya Pepaya California: Inovasi Pemanfaatan Halaman Sekolah SMP Negeri Maradekaya

SMP Negeri Maradekaya terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna bagi peserta didik. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah memanfaatkan halaman sekolah sebagai lahan budidaya pepaya California, sebuah program yang mengintegrasikan pembelajaran, kepedulian lingkungan, dan penguatan karakter kewirausahaan sejak dini.

Melalui kegiatan budidaya pepaya California, peserta didik dilibatkan secara langsung mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman bibit, perawatan tanaman, hingga pemantauan pertumbuhan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar di luar kelas, tetapi juga menumbuhkan sikap tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Guru berperan sebagai pendamping yang mengaitkan praktik budidaya dengan materi pelajaran, khususnya pada mata pelajaran IPA, IPS, dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Pepaya California dipilih karena memiliki masa panen yang relatif singkat, perawatan yang mudah, serta nilai ekonomis yang cukup tinggi. Tanaman ini juga sangat cocok dibudidayakan di lingkungan sekolah dengan lahan terbatas. Dengan perawatan yang rutin dan terjadwal, tanaman pepaya California di halaman SMP Negeri Maradekaya tumbuh dengan baik dan menunjukkan hasil yang menjanjikan.

Keberhasilan budidaya pepaya California ini menjadi bukti bahwa halaman sekolah dapat dimanfaatkan secara produktif dan edukatif. Selain mendukung pembelajaran berbasis praktik, program ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan jiwa kewirausahaan serta kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan sejak usia sekolah.

Ke depan, SMP Negeri Maradekaya berencana mengembangkan program budidaya ini dengan melibatkan lebih banyak peserta didik dan mengintegrasikannya dengan kegiatan kokurikuler maupun ekstrakurikuler. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar yang hidup, hijau, dan produktif.

*Humas SMPN Maradekaya

MGMP IPS Kabupaten Takalar Gelar Pertemuan di Balla Lompoa Ri Galesong, Perkuat Pembelajaran Mendalam Berbasis Budaya Lokal

MGMP IPS Kabupaten Takalar Gelar Pertemuan di Balla Lompoa Ri Galesong, Perkuat Pembelajaran Mendalam Berbasis Budaya Lokal

[Takalar, 17 Januari 2026] Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kabupaten Takalar menggelar pertemuan MGMP di Balla Lompoa Ri Galesong, Kabupaten Takalar, sebagai bagian dari kegiatan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pembelajaran Mendalam. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru IPS jenjang SMP se-Kabupaten Takalar dan berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi serta nuansa edukatif yang kental dengan nilai budaya lokal.

Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi guru IPS dalam merancang RPP yang berorientasi pada pembelajaran mendalam (deep learning), yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga penguatan karakter, pemahaman konteks sosial, serta keterkaitan materi dengan kehidupan nyata peserta didik. Melalui forum MGMP, para guru berdiskusi, berbagi praktik baik, serta menyusun perangkat pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik di Kabupaten Takalar.

Pemilihan Balla Lompoa Ri Galesong sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Tempat ini merupakan salah satu situs bersejarah yang memiliki nilai penting dalam perjalanan Kerajaan Galesong dan Kerajaan Gowa. Dengan melaksanakan kegiatan di lokasi bersejarah, MGMP IPS Kabupaten Takalar berupaya memperkenalkan sekaligus menanamkan kesadaran akan budaya dan peninggalan sejarah lokal kepada para pendidik, agar nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran IPS di sekolah.

Melalui kegiatan ini, MGMP IPS Kabupaten Takalar berharap guru IPS semakin kreatif dan inovatif dalam mengembangkan pembelajaran kontekstual yang berbasis kearifan lokal, sehingga peserta didik tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu menghayati sejarah dan budaya daerahnya sebagai bagian dari identitas bangsa.

Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester Ganjil SMP Negeri Maradekaya Berjalan Tertib dan Lancar Menggunakan Aplikasi Skul.id

Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester Ganjil SMP Negeri Maradekaya Berjalan Tertib dan Lancar Menggunakan Aplikasi Skul.id

SMP Negeri Maradekaya melaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil Tahun Pelajaran berjalan dengan tertib dan lancar. Kegiatan evaluasi hasil belajar peserta didik ini dilaksanakan sesuai kalender akademik sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa dari berbagai tingkat kelas.

Pelaksanaan PAS tahun ini memanfaatkan Aplikasi Skul.id sebagai media utama dalam pelaksanaan ujian berbasis digital. Penggunaan aplikasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta transparansi dalam proses penilaian, sejalan dengan upaya sekolah dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan.

Sejak hari pertama pelaksanaan, seluruh peserta didik mengikuti ujian dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Panitia ujian, guru pengawas, serta tim teknis sekolah telah melakukan persiapan secara matang, mulai dari pengecekan perangkat, jaringan internet, hingga pendampingan teknis bagi siswa agar pelaksanaan ujian dapat berjalan optimal.

Kepala SMP Negeri Maradekaya menyampaikan bahwa pelaksanaan PAS berbasis aplikasi ini merupakan langkah strategis sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Selain memudahkan proses penilaian, sistem digital juga membantu guru dalam mengelola hasil ujian secara lebih cepat dan akurat.

Dengan terlaksananya Penilaian Akhir Semester Ganjil secara tertib dan lancar, diharapkan hasil yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi bagi sekolah, guru, dan peserta didik dalam meningkatkan mutu pembelajaran pada semester berikutnya.

SMP Negeri Maradekaya terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi dan pelayanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi demi terciptanya lingkungan belajar yang berkualitas.

Meski Lapangan Terbatas, SMP Negeri Maradekaya Tetap Laksanakan Upacara Bendera

Meski Lapangan Terbatas, SMP Negeri Maradekaya Tetap Laksanakan Upacara Bendera

Takalar, SMP Negeri Maradekaya — Keterbatasan sarana tidak menghalangi semangat nasionalisme warga SMP Negeri Maradekaya. Dengan ukuran lapangan upacara yang sangat terbatas, sekitar 3 x 21 meter, seluruh staf pengajar dan peserta didik tetap melaksanakan upacara bendera dengan tertib dan penuh khidmat sebagai wujud nyata patriotisme dan cinta tanah air.

Upacara bendera diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa. Pelaksanaan upacara dilakukan dengan pengaturan barisan yang menyesuaikan kondisi lapangan sekolah, namun tetap mengedepankan kedisiplinan dan kekhidmatan selama kegiatan berlangsung.

Pengibaran Bendera Merah Putih berjalan lancar, dipimpin oleh petugas upacara dari peserta didik yang telah dipersiapkan sebelumnya. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan sikap sempurna sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara.

Kepala SMP Negeri Maradekaya dalam amanatnya menegaskan bahwa keterbatasan fasilitas tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi pelaksanaan kegiatan pembinaan karakter. Upacara bendera merupakan sarana penting dalam menanamkan nilai nasionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, dan persatuan kepada peserta didik.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri Maradekaya terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda yang berjiwa patriotik, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara, meskipun berada dalam keterbatasan sarana dan prasarana sekolah.

(Humas SMP Negeri Maradekaya)